Klaster Tilik Belasan Warga Dlingo Positif

Klaster ‘Tilik’, Belasan Warga Dlingo Positif COVID-19

Berawal dari tokoh masyarakat yang sakit jenguk warga

Jakarta,2/04/21http://fortmountainstables.net/

Klaster Tilik Belasan Warga Dlingo Positif Gara-gara tilik(menjenguk) seorang tokoh masyarakat salah satu padukuhan di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, belasan warga nyatakan positif COVID-19.

Kini mereka harus menjalani isolasi mandiri  rumahnya masing-masing hingga nyatakan sehat dan sembuh.

1. Warga tilik sebelum yang dijenguk diketahui positif COVID-19

antarafoto rapid test covid 19 massal 010620 ma 5 e7e76824d5aeca3aebc38f41df0ff689 - Klaster Tilik Belasan Warga Dlingo Positif

Penewu Dlingo, Deni N Ngajis mengatakan terpaparnya belasan warga oleh COVID-19 berawal sekitar dua pekan yang lalu. Salah satu tokoh masyarakat  Padukuhan Gayam mengalami sakit. Selanjutnya, warga menjenguk ke rumah tokoh masyarakat yang sakit tersebut, meski tidak kontak langsung dan hanya temui (kontak langsung) oleh keluarga. http://www.pickledespresso.com.au/

“Saat tokoh masyarakat tersebut jenguk belum ketahui positif COVID-19,” ujarnya saat hubungi melalui sambungan telepon, Kamis (1/4/2021).

Beberapa hari usai jenguk oleh warga, tokoh tersebut bawa oleh ke salah satu rumah sakit Bantul untuk mengobati penyakit yang awalnya hanya asam lambung.

“Namun saat periksakan rumah sakit justru ketahui positif COVID-19 sehingga menjalani perawatan rumah sakit rujukan COVID-19  Bantul. Pada akhirnya tokoh masyarakat tersebut nyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

2. 13 warga dinyatakan positif COVID-19

whatsapp image 2020 09 23 at 84810 am 1 598d70181b7317819dc0296cf991489c - Klaster Tilik Belasan Warga Dlingo Positif

Deni melanjutkan, tracing kontak dilakukan pada keluarga, hasilnya juga positif COVID-19. Kemudian, warga yang sempat kontak erat dengan keluarga tokoh masyarakat itu juga tracing.

“Hasilnya ada 13 warga dan anggota keluarga juga nyatakan positif COVID-19,” ujarnya.

Antara 13 orang yang positif tersebut, ada yang bergejala dan sempat rawat  rumah sakit rujukan COVID-19  Bantul. Ada pula yang rawat  Shelter COVID-19 milik Pemkab Bantul. Namun, sebagian besar menjalani isolasi mandiri  rumahnya masing-masing karena tidak ada gejala.

“Untuk kebutuhan makan bagi warga yang isolasi mandiri bantu oleh tetangga dan pemerintah desa setempat,” ucapnya.

3. Belasan warga positif COVID-19, Kalurahan Jatimulyo masuk zona merah

img20210308111138 b883fcceac1fef463cc05b2f3f54a9b4 - Klaster Tilik Belasan Warga Dlingo Positif

Adanya belasan warga yang positif COVID-19 ,membuat Kalurahan Jatimulyo masuk ke dalam zona merah penularan COVID-19 Kapanewon Dlingo.

“Ya klaster yang terbanyak terpapar COVID-19 Kapanewon Dlingo ya ada Kalurahan Jatimulyo,” tandasnya.